UNJANI Periode II Oktober Tahun 2019, Dengan Bangga Meluluskan 1.566 Mahasiswanya

Cimahi (TABLOIDCERDAS.COM) Universitas Jenderal A Achmad Yani (UNJANI) periode II Oktober tahun 2019, Kamis (10/10/2019) , dengan bangga meluluskan 1.566 (Seribu Lima Ratus Enam Puluh Enam) Mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut Rektor Unjani Witjaksono, M.Sc. mengucapkan selamat kepada bapak Marthen Tato dan ibu Yakolina Bubun, karena putrinya yang bernama Twice Priestu, dari program studi farmasi, berhasil menjadi lulusan terbaik program sarjana kelompok ilmu eksakta dengan IPK 3,87.

Dan keluarga bapak Hendi dan ibu Heni RohaenI, orang tua dari Sarah Febrina Yolanda, dari program studi manajemen, yang berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik program sarjana kelompok ilmu sosial, dengan IPK 3,95.

Apresiasi juga di berikan kepada para aktivis organisasi kemahasiswaan UNJANI, yang senantiasa peka dan liabel terhadap eskalasi-eskalasi sosial yang kian hadir di kehidupan masyarakat. Diakuinya, memang sangat sulit bahwasannya membagi waktu antara belajar dan berorganisasi bukanlah suatu hal yang dapat disepelekan, namun sebaliknya harus dimanage secara seimbang. dan semoga knowledge dan pengalaman YANG didapatkan selama berkuliah di unjani, mampu menjadi kompetensi personal yang bulat antara kemampuan akademik, kecakapan berorganisasi dan soft skills pada bidang- bidang yang anda minati menjadi kian tajam.

Dalam kesempatan yang baik tersebut Rektor Unjani Witjaksono, M.Sc. melaporkan lima highlight terbaru secara singkat, terkait dengan perkembangan unjani sampai bulan oktober tahun 2019 ini.

satu, bahwa para lulusan unjani periode sejak april 2019 dan selanjutnya, secara gradual akan turut dibekali dengan “surat keterangan pendamping ijazah” atau SKPI. hal ini sesuai dengan arahan dari pemerintah yang tertuang dalam permenristekdikti nomor 59 tahun 2018 tentang ijazah, sertifikat kompetensi, sertifikat profesi, gelar dan tata cara penulisan gelar di perguruan tinggi, sekaligus sebagai konsekuensi dari kurikulum yang berbasis KKNI.

Dengan adanya SKPI, Maka Seluruh Aktivitas Akademik Maupun Non-Akademik Lulusan Akan Terekam Secara Komprehensif, Sehingga Memberikan Nilai Tambah Berupa Kemampuan-Kemampuan Practical Yang Dapat Ditawarkan Terhadap Dunia Kerja.

Demikian juga dengan sistem “penomoran ijazah nasional” atau PIN yang akan mulai diterapkan di UNJANI. sistem ini memberikan rekognisi terhadap para lulusan, termasuk para user yang tidak perlu lagi khawatir terhadap adanya isu ijazah palsu, karena kedepan keabsahan ijazah akan traceable dalam sebuah sistem daring bernama sivil atau “sistem verifikasi ijazah elektronik”.

Dua, terkait bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, UNJANI masuk pada peringkat ke-7 di kelompok madya dan peringkat ke-105 dari 4597 perguruan tinggi yang ada di indonesia. Tentu kedepan kami berharap, bahwa unjani dapat masuk ke peringkat 100 besar atau bahkan 50 besar, dengan didukung oleh upaya yang sinergis baik itu dari LPPM, maupun unit-unit terkait khususnya para dosen yang perlu terus meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitiannya.

Tiga, dalam konteks kerjasama selama satu tahun terakhir ini, UNJANI telah berhasil membangun kemitraan dengan 68 instansi yang terdiri dari perguruan tinggi, pemerintah daerah, BUMN, maupun pihak swasta. Dari 68 kerjasama yang terjalin itu, 6 diantara merupakan kerjasama dalam bidang tridharma dengan perguruan tinggi yang berasal dari mancanegara, seperti Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Bosnia dan Herzegovina serta Amerika Serikat.

Empat, dari bidang kemahasiswaan, tercatat 56 kegiatan resmi telah diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi UNJANI hinga bulan oktober tahun 2019 ini. Namun terdapat satu hal yang saya rasa perlu menjadi concern kita bersama, yaitu bagaimana UNJANI dapat tetap menjaga eksistensinya di ajang-ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh kemenristekdikti seperti PIMNAS.

Lima, dari segi kelembagaan, UNJANI telah mendirikan Fakultas Teknologi Manufaktur Yang Berlokasi di kampus ii jalan terusan Jenderal Gatot Subroto, Bandung. Fakultas ini menaungi Program Studi, Teknik Industri, Teknik Mesin Dan Teknik Metalurgi.

UNJANI juga masih mempersiapkan pembukaan beberapa program studi baru seperti hubungan internasional S-2, Ilmu Pemerintahan S-3, juga sistem informasI S-1, sebuah prodi yang akan menopang pertumbuhan industri 4.0, yang tentunya prodi ini akan sangat prospektif kedepan.

Sementara itu Ketua Pengurus YKEP Adi Mulyo dalam sambutannya mengatakan “Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus dengan menyandang gelar sarjana, profesi dan ahli madya”.

Kepada para orang tua maupun keluarga wisudawan, saya turut bersyukur dan berbahagia. jerih payah bapak ibu sekalian dalam mendukung putra-putrinya untuk menimba ilmu di Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi telah membuahkan hasil. Mereka kini telah menyandang gelar yang sangat membanggakan.

Dalam kesempatan tersebut Adi Mulyo juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi, atas totalitas dan komitmen dalam melaksanakan tugas mendidik dan melayani mahasiswa hingga mereka berhasil menyelesaikan studinya.

____________________________________
Team Redaksi www.tabloidcerdas.com
Reporter/Editor : Yudi

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply